Diabetes terjadi ketika kadar gula darah berada di atas batas normal karena tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup atau tidak menggunakannya secara efektif. Kondisi ini dapat berkembang perlahan tanpa gejala jelas, sehingga pemeriksaan berkala penting terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko.
Kenali gejala dan faktor risiko
Keluhan yang dapat muncul antara lain sering haus, sering buang air kecil, cepat lapar, berat badan turun tanpa sebab jelas, luka sulit sembuh, pandangan kabur, atau mudah lelah. Namun, banyak orang tidak merasakan gejala pada tahap awal.
- Riwayat diabetes dalam keluarga
- Berat badan berlebih dan kurang aktivitas
- Tekanan darah atau kolesterol tinggi
- Riwayat diabetes saat hamil
- Usia bertambah atau pola makan tinggi gula dan kalori
Pola makan yang lebih terukur
Tidak hanya makanan manis yang memengaruhi gula darah. Porsi nasi, roti, mi, minuman berpemanis, dan camilan juga perlu diperhatikan.
Gunakan piring makan sebagai panduan: perbanyak sayuran, pilih sumber protein, dan atur porsi karbohidrat. Jadwal makan yang lebih teratur membantu menghindari lonjakan dan penurunan gula darah berlebihan.
- Pilih air putih dibanding minuman manis
- Utamakan makanan utuh dan tinggi serat
- Perhatikan porsi, bukan sekadar jenis makanan
- Baca kandungan gula dan karbohidrat pada kemasan
Cegah komplikasi
Selain gula darah, tekanan darah, kolesterol, berat badan, kondisi kaki, mata, ginjal, dan kesehatan gigi juga perlu dipantau.
Periksa kaki setiap hari untuk melihat luka, kemerahan, bengkak, atau mati rasa. Jangan menunda pemeriksaan bila luka tidak membaik.
Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari dokter. Kondisi setiap pasien berbeda; konsultasikan keluhan Anda kepada tenaga kesehatan.
